Rangka Atap Baja Ringan Dan Cara Memasangnya

Posted on
Rangka Atap Baja Ringan Dan Cara Memasangnya
Rate this post

Rangka atap baja ringan sangat berbeda ketebalan dengan baja pada umumnya. Baja ringan memiliki ukuran yang sangat tipis dan ringan namun memiliki fungsi yang sama seperti baja pada umumnya. Ketebalan baja yang beredar di pasaran berkisar antara 0,4mm-1mm. Baja ringan dibentuk agar mudah dirakit juga saat konstruksi. Baja ringan sendiri memiliki derajat kekuatan tarik sekitar 550MPa sedangkan untuk baja biasa memiliki daya tarik sekitar 300MPa.

Rangka atap dengan menggunakan baja ringan adalah rangka yang digunakan pada atap dengan material bermutu tinggi yaitu Hi-Ten G550 berlapis zinc dan aluminium. Baja dibentuk sedemikian rupa hingga tipis dengan kekuatan tertentu sesuai dengan standar. Ini dimaksudkan agar dapat menopang plafon dan genteng. Rangka dengan model ini mampu bertahan hingga 10 tahun.

rangka atap baja ringan

Ada beberapa pilihan rangka atap yang biasa digunakan. Yang paling umum adalah penggunaan material kayu. Namun sekarang banyak orang beralih menggunakan rangka atap dengan bahan baja ringan. Karena lebih hemat dan juga lebih kokoh. Rangka atap sendiri memiliki 4 struktur. Berikut adalah beberapa strukturnya :

  1. Kuda-kuda

Kuda-kuda iini berfungsi sebagai penopang utama. Memikul semua beban dan elemen struktur lain yang berada dibawahnya.

  1. Gording

Adalah balok induk yang mempunyai tugas menahan struktur elemen diatasnya. Serta beberapa elemen lain diatas rangka atap.

  1. Kaso/usuk

Struktur yang bersilangan dengan gording. Disebut juga balok anak karena usuk yang akan menyalurkan beban ke gording.

  1. Reng

Balok kecil yang nantinya akan digunakan sebagai dudukan genteng. Baik genteng beton maupun genteng metal.

Ke empat elemen diatas tidak semuanya digunakan secara keseluruhan. Untuk rangka atap yang berbentuk lembaran (seng, asbes) cukup menggunakan kuda-kuda dan gording. Sedangkan untuk rangka atap baja ringan dapat menggunakan kuda-kuda dan reng atau kuda-kuda dan gording.

Bagi anda yang memiliki rumah dengan konsep minimalis. Rangka atap baja ringan dapat anda gunakan sebagai solusi rangka atap pilihan anda. Selain awet rangka model ini pemasangannya relatif mudah. Ini akan sangat membantu anda dalam segi waktu dan juga biaya yang dikeluarkan.

Rangka Atap Baja Ringan- Kelebihan dan Kekurangan

Berikut adalah kekurangan dan kelebihan atap baja ringan. Ini dapat digunakan sebagai referensi penggunaan atap dengan bahan baja ringan.

Kelebihan :

  1. Karena strukturnya yang ringan dibandingkan dengan kayu. Maka penggunaanya akan lebih irit dan beban yang ditanggung pada struktur dibawahnya akan lebih rendah.
  2. Atap baja ringan memiliki sifat tidak membesarkan api.
  3. Anti rayap
  4. Karena pemasangan relatif mudah jika dibandingkan dengan kayu maka atap baja ringan akan lebih cepat dalam waktu penyelesaiannya.
  5. Baja ringan tidak akan susut dan memuai ketika terkena panas dan hujan.

Kekurangan :

  1. Rangka atap dengan bahan baja ringan menyerupai jaring. Sehingga akan terlihat kurang menarik ketika rangka tidak ditutup dengan plafon.
  2. Karena struktur baja ringan dibuat menyerupai jaring. Maka pembuatan harus dilakukan dengan teliti apabila terjadi kesalahan ini akan membuat semua struktur pada rangka atap ini harus dirubah.
  3. Rangka atap dengan bahan baja ringan tidak memiliki bentuk yang fleksibel seperti rangka atap dengan penggunaan bahan kayu.

Setelah mengetahui kekuragan dan kelebihan rangka atap tersebut. Maka selanjutnya anda perlu mengetahui bagaimana memasang rangka atap agar sesuai dengan keinginan anda. Biasanya pemasangan rangka dapat diserahkan kepada jasa konstruksi yang ada. Namun sebagai pemilik rumah anda wajib mengetahui bagaimana rangka dipasang agar sesuai dengan keinginan serta konsep rumah.

Berikut ini adalah cara pemasangan rangka atap baja ringan :

  1. Selalu perhatikan bentuk rangka atap dengan bahan baja ringan. Karena bentuk akan sangat menentukan pemasangan rangka atap dengan bahan baja ringan serta estetika atap.
  2. Hitung volume atap baja ringan yang akan digunakan. Semakin luas atap yang digunakan maka akan semakin mahal biaya yang dikeluarkan. Berbeda apabila anda menggunakan konsep minimalis.
  3. Persiapkan gambar denah bangunan yang akan dipasang rangka atap baja ringan. Siapkan gambar denah secara menyeluruh karena pada gambar denah ini akan menentukan jarak rangka atap. Jarak aman rangka atap baja ringan biasanya tidak lebih dai 1,20 meter. Akan lebih baik denah ini dibuat oleh penyedia rangka atap baja ringan.
  4. Selalu pastikan kuallitas mutu rangka atap berstandar SNI (Standart Nasional Indonesia). Agar rangka atap aman dan awet digunakan. Teliti dulu sebelum membeli.
  5. Perhatikan dan tentukan kebebalan rangka atap yang digunakan. Agar rangka yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan pada budget yang dikeluarkan.

Penggunaan rangka atap baja ringan kini sudah menjadi pilihan yang tepat bagi hunian anda. Sekarang banyak orang beralih menggunakan rangka baja ringan daripada kayu. Selain lebih kokoh dan anti rayap rangka atap ini dinilai lebih ekonomis dan memiliki nilai estetika tersendiri. Rangka atap dari baja ringan ini lebih mampu menahan berat atap yang akan dipasang walaupun tergolong rangka atap yang ringan.

Rangka atap ini juga dapat diterapkan pada berbagai konsep bangunan. Baik besar atau kecil bahkan modern hingga minimalis. Selalu siapkan denah atau gambar untuk mendesain rangka atap baja ringan. Desain ini akan sangat membantu anda dalam menentukan rangka atap dan juga dalam budget. Pilihan rangka atap baja ringan dimasa yang sekarang ini akan sangat membantu dan memudahkan dalam penyelesaian bangunan. Baik untuk bangunan rumah, pabrik, cafe atau pun gudang. Bagi anda yang sedang bingung mencari pilihan rangka atap. Rangka atap baja ringan dapat menjadi salah satu pilihan terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *