Mekanisme Perhitungan Harga Baja Ringan Berkualitas dan Strategi Berhemat

Posted on
Mekanisme Perhitungan Harga Baja Ringan Berkualitas dan Strategi Berhemat
Rate this post

Kualitas Baja Ringan – Harga baja ringan menjadi salah satu info yang banyak dicari akhir-akhir ini. Bukan hal yang aneh, terlebih mengingat baja ringan telah menjelma sebagai primadona. Penggunaannya pun mulai marak di sejumlah wilayah. Misalnya untuk kerangka atap rumah, kerangka kanopi, atau lainnya. Baja ringan hadir sebagai solusi modern kerangka atap kekinian dengan banyak kelebihan.

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, material yang digunakan untuk struktur bangunan memang dituntut untuk lebih berkualitas. Telah banyak rekayasa dilakukan guna memenuhi kebutuhan aspek tersebut. Adapun baja ringan menjadi pilihan utama lantaran diyakini mampu memberi kekuatan mumpuni dengan nilai yang tetap ekonomis.

Harga Baja Ringan

Baja ringan sendiri merupakan material cold formed steel atau dibentuk dalam kondisi dingin. Baja ringan yang beredar di pasaran sekarang ini memiliki ketebalan variatif yang berkisar 0,4 mm hingga 1,0 mm. Sangat tipis, sehingga memang dibutuhkan baja kualitas tinggi guna memberi ketahanan terbaik dalam menerima beban struktur.

Adapun untuk lebih mengenal kualitas baja ringan, berikut diberikan perbandingan singkat antara baja ringan dengan beberapa material lain:

  • Baja Ringan vs Baja Konvensional

Bila dibandingkan harga baja ringan boleh jadi tidak sama dengan baja konvensional. Hal ini karena keduanya memang beda. Ibarat dua orang kembar namun tidak identik. Dimana baja ringan memiliki sifat ringan dan tipis dengan fungsi yang setara dengan baja konvensional. Ukuran baja ringan boleh jadi tipis, tapi derajat kekuatan tariknya bisa mencapai 550 MPa. Sedangkan baja konvensional umumnya hanya mencapai 300 MPa saja.

Proses pemasangan baja ringan relatif lebih mudah dibanding baja konvensional. Pasalnya baja ringan cukup disambung menggunakan baut dan tidak perlu pengelasan. Untuk pemasangan 100 meter persegi kerangka atap baja ringan kurang lebih membutuhkan waktu 4 hari. Sementara bisa 3 kali lebih lama untuk waktu pemasangan baja konvensional.

  • Baja Ringan vs Kayu

Dibandingkan dengan rangka kayu, rangka dari baja ringan lebih kokoh. Kerangka kayu cukup berisiko lapuk karena hewan rayap yang biasa merusak kayu. Sementara baja ringan bersifat anti rayap. Sehingga baja ringan lebih tahan lama. Selain itu, harga baja ringan per batang juga relatif lebih murah dibanding harga kayu per potong yang semakin tahun kini semakin tinggi. Bisa dibayangkan bukan besar biaya yang harus disiapkan untuk mengganti rangka kayu bila rusak?

Waktu yang dibutuhkan untuk pemasang baja ringan juga lebih cepat dibanding pemasangan rangka kayu. Pemasangan rangka baja ringan begitu efisien. Dalam satu hari rata-rata bisa memasang 25 meter persegi. Sedangkan untuk pemasangan rangka kayu bisa memakan waktu 2 kali lebih lama. Hal ini karena bobot yang ringan dan sekali lagi tidak dibutuhkan pengelasan dalam proses pemasangan. Cukup menyambung dengan baut.

Dari perbandingan yang sudah dilakukan, bisa disimpulkan beberapa kelebihan bahan baja ringan. Diantaranya sebagai berikut:

  • Bobot baja ringan relatif ringan, sehingga memudahkan proses pemasangan. Beban yang mesti ditanggung kerangka di bawahnya pun menjadi lebih berkurang.
  • Baja ringan awet dan tahan lama karena bersifat anti rayap, anti jamur, anti karat, tahan cuaca, dan nyaris tidak mempunyai nilai susut.
  • Kekuatan baja ringan bisa bertahan hingga puluhan tahun.
  • Pengerjaan yang tanpa pengelasan memastikan perawatan yang mudah dan tidak membutuhkan biaya perawatan khusus.
  • Baja ringan ramah lingkungan dan 100% bisa didaur ulang.
  • Baja ringan bersifat non combustileatau tidak membesarkan api. Sehingga bila terjadi kebakaran tidak menyebabkan api bertambah besar. Lain halnya dibanding bahan kayu yang cenderung mudah terbakar.
  • Harga baja ringanrelatif lebih murah dibanding harga baja konvensional, kayu, atau material yang lain.

Mekanisme Perhitungan Harga Baja Ringan per Batang

Setelah mengetahui kualitas baja ringan dan kelebihannya mungkin Anda semakin mantap untuk menggunakan material modern ini. Setelah Anda menjatuhkan pilihan, maka perhitungan biaya menjadi kebutuhan. Hargarangka atap baja ringan yang perlu dibayar cukup sebanding dengan kualitas yang akan Anda dapatkan. Bila dihitung tidak ada kata rugi. Bahkan Anda bisa mendapat banyak keuntungan dan manfaat lantaran konstruksi atap menggunakan material baja ringan cenderung awet. Lantas sebenarnya berapa besar biaya yang dibutuhkan?

Pada kesempatan kali ini juga diberikan mekanisme kisaran biaya pembelian teruntuk daerah ibukota Jakarta dan sekitarnya. Dimana diambil kisaran harga mulai Rp 120.000 hingga Rp 300.000 bisa mendapat harga pemasangan dan harga per meter baja ringan.

Harga yang dipatok memang bervariasi. Mungkin Anda sendiri sempat bertanya-tanya, mengapa harga kerangka baja ringan bisa berbeda-beda? Beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya harga seperti merek, ketebalan, proses perancangan dan perakitan. Perlu diketahui, bahwa harga baja ringan per meter juga begitu bergantung dengan jenis dan kualitasnya. Harga yang berlaku di daerah yang satu bisa jadi berbeda pula dengan daerah yang lain. Hal ini karena harga material baja ringan bergantung dari patokan yang sudah ditetapkan oleh pihak produsen.

Bisa diambil contoh, misal harga per meter baja ringan di daerah Anda adalah Rp 200.000. Sementara Anda membutuhkan sebanyak 150 meter persegi untuk membangun atap rumah. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan anggaran sebesar Rp 30 juta yang didapat dari hasil kali harga per meter dengan banyak kebutuhan. Tapi sekali lagi ini baru rumusan kasar. Biaya ini juga belum mencakup biaya operasional dan kebutuhan detil lainnya.

Untuk lebih mudahnya, ada beberapa tahap mekanisme perhitungan pengadaan atap baja ringan, yaitu:

  1. Mengumpulkan data yang berkaitan dengan rancangan atap. Dalam hal ini sketsa kasar amat penting untuk proses perencanaan dan perhitungan kiarna biaya lebih spesifik.
  2. Lanjutkan dengan menghitung ukuran atap menggunakan skala meter persegi. Jangan lupa untuk mencari tahu info seputar biaya pengerjaan atap termasuk proses finishingnya.
  3. Hitung besar biaya dengan mencari hasil kali biaya per meter persegi dengan rancangan atap lalu ditambah biaya persiapan lain. Nilai akhir yang diperoleh merupakan kisaran biaya totalnya.

Memilih bahan terbaik untuk bangunan Anda memang perlu. Namun, bukan berarti boleh memboroskan dana. Meski anggaran yang tersedia mencukupi, namun strategi berhemat juga perlu. Oleh karena itu, sebelum melakukan perhitungan seperti tahapan di atas perlu untuk berburu informasi sebanyak-banyaknya. Yakni informasi yang berhubungan dengan harga material baja ringan yang ditawarkan setiap pihak supplier. Perlu dicatat bahwa harga yang murah tidak berarti hemat bila belum mencakup proses pengerjaan. Inilah mengapa dibutuhkan perhitungan mendetil guna melancarkan strategi berhemat.

Mengantisipasi beban biaya agar tidak membengkak jelas memberi keuntungan. Terutama bagi kesehatan finansial Anda. Untuk itu, tidak ada salahnya Anda gencar mencari info seputar harga baja ringan di beberapa supplier dan developer terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *