Tentang Atap Baja Ringan dan Tahapan Pemasangannya

Posted on
Tentang Atap Baja Ringan dan Tahapan Pemasangannya
Rate this post

Atap baja ringan menjadi suatu pilihan yang cukup cerdas dalam membangun sebuah rumah hunian masa kini. Apalagi atap sebuah rumah merupakan bagian utama dari rumah sebagai  perlindungan utama dari cuaca baik hujan maupun panas. Tentu tidak nyaman rasanya apabila anda mempunyai sebuah rumah yang megah dilengkapi dengan fasilitas dan hiasan menarik di dalamnya namun terganggu akibat kebocoran atap.

Fungsi atap rumah itu sendiri adalah melindungi bagian bagian di bawahnya. Untuk itu diperlukan sebuah terobosan ide baru dalam konstruksi atap rumah yang mampu memberikan kelebihan daripada konstruksi atap rumah pada umumnya yang sudah familiar di masyarakat.

atap baja ringan

Alasan penggunaan baja ringan sebagai bahan baru untuk pembangunan atap rumah bukanlah karena semakin mahalnya bahan bangunan pembuat atap pada umumnya. Namun lebih didasari karena efisiensi dan manfaatnya yang jauh lebih banyak daripada bahan bahan bangunan konvensional. Akan tetapi penerapan baja ringan sebagai bahan konstruksi atap rumah harus diterapkan dengan bijak.

Hal hal seperti  kemiringan bangunan , desain , struktur bangunan , kecepatan angin dan ketinggian bangunan harus diperhitungkan dengan baik. Ditambah lagi dengan perhitungan berat benda yang dibebankan kepada atap seperti berbagai hiasan lampu gantung , berat genteng dan lainnya juga menjadi perhatian serius.

Dalam konstruksi atap rumah yang baik , tentunya anda harus melibatkan kontraktor atau tukang bangunan yang berpengalaman. Hal itu nantinya memudahkan anda dalam menghitung seberapa besar biaya pembuatan atap baja ringan , pemilihan bahan dan tentu saja pemilihan desain atap. Baiklah tidak perlu berpanjang lebar marilah kita telaah atap baja ringan ini dimulai dari bahan baja ringannya.

Kekuatan baja ringan setara dengan baja biasa pada umumnya namun memiliki bentuk yang tipis dan ringan. Struktur baja tersusun dari material besi  , karbon , mangaan , tungsten dan krom. Apabila besi dan karbon tercampur dengan air dan udara akan mengakibatkan oksidasi atau yang lebih kita kenal karat pada logam. Penambahan bahan anti karat pada baja ringan membantu mengatasi masalah karat tersebut.

Derajat kekuatan tarik dari baja ringan cukup efisien yaitu sebesar 550 Mpa. Ketebalan baja ringan sebagai pengganti reng kayu sebesar 0,4 – 0,7 mm. Sedangkan penggunaan baja ringan sebagai kuda kuda adalah sebesar 0,7 – 0,1 mm. Oleh karena itu baja ringan sangat tipis dan kuat namun mudah diterapkan dalam pemasangan atap suatu bangunan. Perhitungan beban yang ditimpakan pada kuda kuda rumah berbeda antara kayu dengan baja ringan.

Apabila menggunakan baja ringan , kuda kuda dibuat cenderung semakin pendek dan rapat apabila beban yang ditimpakan semakin besar. Berikut ini akan kami bahas secara lebih jelas beberapa hal yang berkaitan dengan atap baja ringan seperti jenis jenis baja ringan , menghitung besarnya baja ringan sesuai dengan luas penampang atap , dan cara pemasangan baja ringan sebagai atap rumah.

Jenis Rangka Atap Baja Ringan

Jenis rangka atap baja ringan yang paling populer di indonesia ada dua macam yaitu baja galvalume dengan merk dagang zincalume steel dan baja galvanis. Baja jenis zincalume stell adalah baja ringan dengan kemampuan yang sangat baik karena perpaduan sifat material bahan penyusunnya. Logam seperti seng 45% , alumunium 55% dan diproses dengan teknologi dan keakuratan yang sangat baik menghaslkan baja ringan yang anti korosi dan ketahanan terhadap panas yang baik.

Bahan ini juga tahan karat , lebih terlindungi dari korosi maupun karat , lebih kuat dan ringan. Harga baja ringan zincalume juga lebih ekonomis. Baja jenis galvanis adalah proses pelapisan baja dengan bahan seng sebagai pelindung baja dari korosi dan karat. Proses galvanisasi itu sendiri terdiri dari proses elektrodeposisi ditambah dengan proses elektrokimia. Sedangkan metode pelapisan  tersebuat lazim disebut hot  dipgalvanisasi atau perendaman baja di dalam cairan seng.

Karat pada permukaaan galvanis tetap mucul dalam jangka waktu tertentu dan menimbulkan warna coklat pada besi. Profil baja ringan yang lazim digunakan adalah profil C atau Canal. Profil baja C ini sudah digunakan pada konstruksi baja terdahulu sampai konstruksi baj ringan sekarang. Kelebihan profil C ini adalah apabila dua profil C ini dikombinasikan akan membentuk kotak. Ketebalan batang baja ringan yang digunakan untuk kuda kuda berkisar antara 0,7 sampai 0,1 mm sedangkan untuk reng atap berukuran 0,4 sampai 0,7 mm.

Menghitung Atap Baja Ringan

Menghitung atap baja ringan tentunya melibatkan penggunaan rumus luas rangka atap.Bagi sebagian orang awam biasanya perhitungan untuk menentukan seberapa besar kebutuhan baja ringan dalam proses pemasangan atap rumah terlihat rumit. Namun bagi orang yang sudah berpengalaman hal itu bukanlah suatu masalah. Sebenarnya rumus perhitungan luas rangka atap bangunan cukup sederhana. Penghitungan luasnya rangka atap nanti akan sangat bermanfaat bagi anda untuk merinci seberapa banyak baja yang anda butuhkan.

Hal itu tentu bisa menjadi gambaran bagi anda seberapa besar nantinya dana yang anda butuhkan untuk membuat sebuah atap baja ringan bagi rumah anda.  Bagi anda yang baru pertama  kali mencoba ada baiknya anda  berdiskusi dan didampingi tukang bangunan atau kontraktror yang berpengalaman. Hal ini karena berkaitan dengan pengukuran kemiringan atap dan panjang bangunan. Berikut sedikit gambaran perhitungan luas rangka atap baja ringan secara sederhana.

Perhitungan luas rangka atap baja ringan menggunakan rumus Volume = Panjang bangunan + kelebihan genteng (biasanya 1m) x lebar bangunan + kelebihan genteng ( 1m ) : derajat kemiringan atap ( Cos ). Misalkan sebuah bangunan memiliki ukuran 12 x 12m dengan kelebihan genting masing masing sisinya 1m dan dengan kemiringan atap bangunan 35 derajat , maka bisa kita hitung :

Panjang bangunan + kelebihan genting = 12 + 1 + 1                          = 14m

Lebar bangunan + kelebihan genteng     = 12 + 1 + 1                          = 14m

Derajat kemiringan atap bangunan          = cos 35 derajat                 = 0,819

Volume bangunan                                        = 12 x 12 / 0.819                = 175,82 m2

Sedangkan untuk material pendukung seperti genteng , jumlah batang canal , jumlah reng dan jumlah sekrup akan kami jelaskan dibawah ini :

  • Jumlah baja ringan
  1. Jumlah batang Canal = luas kemiringan atap x 4 : 6

= 175,82 x 4 : 6

= 117 batang

  1. Jumlah reng = jumlah canal x 1,5

= 117 x 1,5

= 176 batang

  • Jumlah genteng

Misalnya diasumsikan menggunakan genteng metal ukuran 2×4 maka :

Jumlah genteng                = luas kemiringan atap x 1,62

= 175,82 x 1,62

= 285 lembar genteng metal

  • Jumlah sekrup
  1. sekrup untuk genteng = jumlah genteng x 10

= 285 x 10

= 2850 buah sekrup

  1. sekrup baja = luas kemiringan atap x 20

= 175,82 x 20

= 3.516 buah sekrup baja

Cara Pasang Atap Baja Ringan

Hal pertama dalam persiapan konstruksi atap baja ringan adalah memasang kuda kuda baja ringan pada struktur dasar atau struktur pendukung. Struktur pendukung ini biasa disebut kolom atau ringbalk sebagai tumpuan kuda kuda. Kemiringan atap rata, kuda kuda yang terpasang tegak lurus terhadap struktur pendukung adalah syarat teknis pemasangan kuda kuda yang baik. Selain itu kuda kuda yang terpasang harus kuat dan stabil. Kuda kuda yang telah terpasang dilengkapi dengan dynabolt di kedua bagian tumpuannya serta tidak terjadi kerusakan lapisan pelindungya.

Kuda kuda baja ringan yang dipasang bentuknya harus stabil dan tidak mengalami deformasi atau perubahan bentuk yang berpengaruh pada kekuatan kuda kuda. Kuda kuda yang terpasang pada tumpuan bisa ditempatkan langsung di atas struktur pendukung atau ringbalk maupun menggunakan perantara wall plate.

Langkah pemasangan kuda kuda sebaiknya diawali dengan perencanaan posisi kuda kuda dan rencana gambar atap. Perlengkapan bangunan pendukung seperti waterpass , palu , mesin potong , meteran , bor dan lain lain harus tersedia. Keselamatan kerja juga harus diperhatikan dalam proses pemasangan atap baja ringan.

Tahap selanjutnya pemasangan atap baja ringan adalah leveling dan marking. Yang pertama adalah pengecekan permukaan ring balok harus dalam keadaan rata dengan alat siku maupun waterpass. Rangkaian ring balok dengan kolom dibawahnya harus diikat secara benar. Kuda kuda diberi tanda peletakan disesuaikan dengan rencana pemasangan atap. Apabila jarak kuda kuda telah diukur , maka kuda kuda bisa diletakkan berdasarkan pedoman mulut web. Kestabilan tegaknya kuda kuda juga dikontrol menggunakan benang lot. Plat L kemudian dipasang pada kuda kuda untuk mengencangkannya menggunakan 4 ulir ukuran 12 – 14x 20 hex.

Berikutnya adalah menggunakan dynabolt untuk mengencangkan plat L dengan ring balok untuk menjaga kestabilan posisi kuda kuda. Langkah langkah diatas diulang kembali untuk pemasangan bagian kuda kuda pada sisi yang lain. Jarak antar kuda kuda dan kedataran puncak kuda kuda kemudian diperiksa kembali.

Cara pasang atap baja ringan selanjutnya adalah pemasangan balok nok dan pengikat yang biasa disebut bracing dipuncak dan di bawah reng. Lapisan alumunium foil bisa dipasang diatas truss , rafter dan jurai. Selanjutnya pemasangan reng menggunakan screw berukuran 10-16×16 masing masing dua buah setelah sebelumnya diatur jaraknya. Setelah pemasangan reng selesai , pemasangan gording tambahan bisa dilakukan. Gording tambahan pada atap tipe pelana bisa dipasang secara overhang dengan ukuran maksimal 120cm dari jarak kuda kuda paling luar. Gording ini di pasang pada dua kuda kuda paling dekat menggunakan paku ulir.

Untuk memperkuat ikatan kuda kuda , anda perlu menambahkan ceiling battens dengan jarak masing masing 120cm. Ceiling battens diletakkan di bagian atas bottom chord kuda kuda menggunakan paku ulir. Sedangkan pertemuan ceiling battens dengan ring balok harus diberi tambahan bantalan bracket menggunakan dynabolt. Sambungan antar ceiling battens diberi tambahan sisa sepanjang 40cm. fungsi lain dari ceiling battens adalah untuk menahan plafond yang nantinya akan dipasang beserta penggantungnya. Apabila langkah langkah diatas sudah dilakukan maka penutup atap bisa dipasang.

Tahap akhir pada pemasangan atap baja ringan adalah pemeriksaan bagian bagian dari baja ringan secara teliti. Pemeriksaan ini meliputi kekencangan paku ulir , kerapatan antar reng dan pemeriksaan bahan bahan tambahan. Bahan bahan tambahan seperti sekrup , kawat bendrat yang dalam kondisi kurang bagus bisa menyebabkan karat pada baja ringan. Goresan dan serpihan kotoran sewaktu melakukan pemotongan baja ringan bisa juga menyebabkan karat dan korosi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *